Statistik Pengunjung Website
s.d. 22 September 2014

1400537

 

PANDI BKD Kutai Barat Pariwisata Kutai Barat Bagian Hukum Kutai Barat Diknas Kutai Barat Kaltim POST LPSE Kutai Barat Dishubkominfo Perijinan






Berita

Tim Pemprov Nilai Posyandu Teratai Tanggal Tulis: 23 Oktober 2012

SENDAWAR – Posyandu Teratai Kampung Empas Kecamatan Melak peraih juara pada lomba Posyandu tingkat Kubar mengikuti lomba tingkat provinsi. Senin (22/10) kemarin, dilakukan penilaian oleh tim pemerintah provinsi (pemprov) Kaltim.
Tim diketuai Sihabudin, menyertakan Vepri Harjono dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berancana Kaltim, dan Riduansyah dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim. Hadir di acara tersebut, Wakil Ketua I TP PKK Kubar Hj Rufinah Didik, ketua TP PKK Kecamatan Melak, petugas kesehatan Puskesmas Pembantu Empas, para anggota PKK kabupaten dan kader Posyandu Empas.
Menurut Sihabudin, lomba Posyandu terbaik dilakukan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Kaltim, pada Januari 2013. Tujuan lain, mengidentifikasi kinerja Posyandu tingkat kabupaten dan kota se-Kaltim untuk mendukung Diskes menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang selama ini memang  masih relatif tinggi untuk Kaltim. Selain itu juga mengidentifikasikan strata Posyandu, sehingga dengan penilaian dilakukan bisa diberikan bimbingan langsung kepada Posyandu dalam mendukung pencapaian Millennium Development Goals (MDGs).
Dia berharap, seluruh rangkaian penilai Posyandu di 14 kabupaten dan kota se-Kaltim pada 7 November 2012, bisa selesai. “Mudah-mudahan Posyandu Teratai bisa berhasil. Minimal bisa sama atau lebih lagi dari Posyandu Suka Maju Kampung Sumber Sari Kecamatan Barong Tongkok yang mewakili Kubar pada 2011 lalu mendapatkan juara harapan pertama tingkat provinsi,” kata dia.  Sehingga Posyandu di Kubar diharapkan semakin maju dan lebih baik lagi.
Ditambahkan Riduansyah dari Diskes Kaltim, Posyandu Teratai  sudah baik, hanya saja masih perlu dibuat lebih rapi dalam pendataan dan pencatatan seperti imunisasi, kesehatan ibu dan anak (KIA), data diare, keluarga berencana (KB), gizi bisa dibukukan selain data yang di tempel. Selain itu juga  tanaman obat keluarga (Toga) yang ada di Posyandu diharapkan tidak ditanam di dalam pot. Sebaiknya langsung ditanam di tanah karena lokasi Posyandu tidak mungkin terkena banjir.
Wakil Ketua IV TP PKK Kubar Dempin Murni Neri mengatakan, dari 297 Posyandu se-Kubar sangat sedikit yang sudah menjadi Posyandu mandiri, sehingga memang pembinaan dan dukungan dari pemprov sangat diharapkan. “Pemprov diharapkan ikut membantu meningkatkan Posyandu di Kubar,” kata dia yang juga Koordinator Kelompok Kerja IV TP PKK Kubar.