Statistik Pengunjung Website
s.d. 24 November 2014

1471483

 

PANDI BKD Kutai Barat Pariwisata Kutai Barat Bagian Hukum Kutai Barat Diknas Kutai Barat Kaltim POST LPSE Kutai Barat Dishubkominfo Perijinan






Berita

Bupati : Masalah Masyarakat Kompleks Tanggal Tulis: 16 Mei 2012

SENDAWAR - Sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Kampung Sekolaq Joleq, Kecamatan Sekolaq Darat  berada di wilayah Sendawar sebagai ibu kota Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Sudah tentu menemui berbagai permasalahan yang  biasa dihadapi kota besar.
“Setiap tahun kawasan ini akan menghadapi berbagai permasalahan kemasyarakatan yang kompleks,” ungkap Bupati Kubar Ismail Thomas, dalam sambutan tertulis disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Didik Effendi saat melantik Sorianto sebagai Petinggi Sekolaq Joleq, di Balai Pertemuan Umum Kampung Sekolaq Joleq, Selasa (15/5) kemarin.
Adapun permasalahan dimaksud, kata Ismail Thomas, mulai persoalan pertambahan jumlah penduduk, hingga perubahan dimensi sosial lainnya, seperti perubahan strata ekonomi, lapangan kerja, perubahan budaya karena berkumpulnya ragam etnis masyarakat, dan sebagainya.
Ia mengatakan, semua permasalahan tersebut menjadi tugas dan tanggung jawab petinggi beserta jajarannya untuk mencari solusi masalah yang dihadapi. Tujuannya, agar semua kegiatan pembangunan di Kampung Sekolaq Joleq selaras dengan kebijakan pembangunan RTRW kota Sendawar secara umum. “Jangan sampai menimbulkan kesan konsep pembangunan kampung dalam kota Sendawar berjalan sendiri-sendiri,” lanjutnya.
Secara khusus Wabup Didik Effendi berharap, Kampung Sekolaq Joleq dapat menjadi basis pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui kerja keras petinggi, jajaran pemerintahan kampung dan warganya sendiri dalam mewujudkan pembangunan masyarakat kampung. Tujuannya, terciptanya pembangunan kampung yang lebih mandiri dan bertanggung jawab. Sebab menurutnya, tidak ada cara lain bagi kampung, untuk meraih kesejahteraan tanpa memulainya sejak dini. “Diharapkan peran petinggi sebagai perpanjangan tangan pemerintah kecamatan dan kabupaten dapat menjadi motivator, figur pemersatu, sumber kebijaksanaan dan keadilan dalam menentukan kebijakan dan keputusan bagi keberhasilan pembangunan dan kemajuan taraf hidup masyarakat di kampungnya,” harapnya.
Petinggi Sekolaq Joleq Sorianto mengatakaan, setelah dilantik segera melakukan penataan administrasi dan mengumpulkan masyarakat dalam suatu wadah untuk membicarakan apa saja yang menjadi prioritas pembangunan di wilayahnya. “Saya berencana mengumpulkan warga dalam waktu dekat ini. Tujuannya membicarakan hal-hal yang dianggap penting demi kemajuan pembangunan kampong. Saya akan berbuat semaksimal mungkin  memegang amanat sebagai petinggi salah satunya dengan mendengar aspirasi warganya,” katanya.
Hadir dalam acara pelantikan tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung Kubar Imansyah Said, Camat Sekolaq Darat Jenton, dan puluhan warga sekitar.(Sumber: kaltim Post)